Warung Sosial, Memanusiakan Manusia

606 Viewed

Siang ini berbeda dengan siang-siang sebelumnya. Saat tiba waktu makan siang, kami terdiri dari pemuda-pemudia yang merasa kelaparan setelah sepagian ini beraktivitas. Dengan semangat 45 kami pun melakukan searching warung-warung terdekat. Dan akhirnya, jatuhlah pilihan kami ke Warung Sosial.

Warung Sosial yang digagas oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah ini adalah warung yang dikelola oleh “didikan” Dinas Sosial. Orang yang dahulunya dianggap sampah masyarakat, dididik dan diberi bantuan modal oleh pemerintah melalui Dinas Sosial agar mampu berwirausaha.

Jenis wirausaha yang mereka jalanipun bermacam-macam, ada yang berjualan Mie Ayam, Nasi Goreng, Kucingan, maupun hanya sekedar usaha minuman. Ada yang unik warung sosial yang kami temui ini, walaupun jenis usaha mereka bermacam-macam akan tetapi mereka concern pada satu bidang usaha.

Yang berjualan mie ayam ya.. fokus jualan mie ayam. Mereka tidak menjual minuman sama sekali. Yang menjual nasi goreng ya.. fokus jual nasi goreng. Mereka tidak menjual minuman sama sekali, bahkan mie ayam pun tidak mereka jual.

Unik memang, tetapi itulah yang mampu memupuk “kesetiakawanan sosial” mereka. Apabila ada yang membeli mie ayam, maka penjual mie ayam menawarkan mau minum apa mbak/mas? Lho… katanya tidak jualan minuman Pak! Iya mas, nanti kami belikan ke warung sebelah, punya teman kami. Alamak…. sampai segitunya dia menawarkan produk teman seperjuangannya.

Ia pun merasa tidak canggung dalam berjualan. Rasanya pun tidak mau kalah dengan warung yang sudah lama bercokol. Meskipun banyak suka duka mereka menjalani kehidupannya, tetapi mereka masih setia menjalani warung sosial.

Tidak dipungkiri, banyak teman-teman mereka yang akhirnya kembali lagi ke jalanan karena memang sikap maupun aturan dari pemerintah yang membuat mereka back to nature. (Kudus, 12/05/2014)

News Feed
prev-next.jpg

Buat Apa Belajar Internet

prev-next.jpg

Berfikir dan Berkata Positif serta Bertindak Positif

Related posts
Your comment?
Leave a Reply