Siapa Bilang Menulis Itu Mudah

337 Viewed

Menulis Itu Gak Gampang. Foto: Dokpri

Sudah lama aku tidak menulis. Sebenarnya, banyak sih alasan mengapa aku tidak menulis, Alasannya pun hanya mencari pembenaran atas apa yang aku lakukan. Kalau mau di list satu persatu. Meskipun sebenarnya cuma satu kata alasannya. MALAS.

Ya, mau bagaimana lagi, saat ide sudah muncul, mau menulis kerangka tulisan, eh.. sudah tidak bisa dilanjutkan lagi ke arah mana tulisan itu akan dibawa. Karena sudah writer block.

Baca Buku

Ada yang bilang, kalau ide menulis buntu, coba membaca. Karena teman menulis itu ya membaca. Akhirnya aku membaca beberapa buku yang sudah tergeletak di lemari buku. Aku bolak-balik halaman bukunya, sesekali aku baca bagian yang ingin aku baca. Namun, anehnya setelah buku itu ditutup, isi bacaannya pun ikut tertutup. Tidak tahu entah apa tadi isinya. Kurang fokus kali…

Membaca Buku, Keasyikan Tersendiri

Tulis Status, Balas Komentar

Mencoba menulis status maupun berbalas komentar di facebook, harapannya agar bisa menumbuhkan semangat menulis lagi. Boost Writing, ceritanya. Aktif buat status, asyik saling berbalas komentar. Namun anehnya, semangat untuk menulis masih saja tidak bisa muncur. Tapi lumayan lah, sudah bisa menulis walaupun hanya status. Mendingan…

Ingat Tujuan Menulis

Aku ingat-ingat lagi, apa sih tujuan aku menulis. Ingin mengembangkan bakat? Ingin menyalurkan hobi? Ingin mendapatkan tambahan uang? Atau ingin terkenal? Agaknya yang terakhir tidak perlu dijawab ya. Kalau sudah punya blog atau facebook, otomatis kita sudah terkenal. Minimal dikenal sama diri sendiri. hehe.

Gabung dan Aktif di Komunitas

Gabung komunitas sudah aku jalani. Ikuti kegiatan komunitas pun yes, sudah. Namun, hanya sebatas ikut. Wkwkwkw…. gimana bisa berkembang mas bray, kalau hanya ikut-ikutan. Dapat apa nanti kamu? Dapat gudibag?

Jangan Lupa Mandi

Mandi dulu, membuat menulis jadi lebih mood. Begitu kira-kira gambar wallpaper (yang kudapat dari salah satu komunitas menulis yang aku ikuti) di layar laptopku. Agar mood menulisku muncul, akupun mencoba mandi. Namun, belum bisa juga datang itu ide. Perlu mandi 7 kembang di 7 sumur kalee….

Ketik Yang Terlintas di Pikiran

Akhirnya, ya aku hanya mencoba mengetik apa yang ada di dalam pikiranku. Aku coba keluarkan semua uneg-uneg yang menjadi beban pikiranku. Mengapa aku tidak bisa reproduksi, eh…menulis. Tidak tahu nanti jadi seperti apa hasil akhir tulisanku ini.

Yang penting menulis mengalir saja. Dan ternyata, tulisan ini hanya butuh waktu kurang dari 5 menit untuk mewujudkannya. Masalah edit, nantilah… yang penting tercurah sudah semua yang ada dihati sanubari (dan pikiran tentu saja).

Tetap Semangat Menulis. Foto: Dokpri

Butuh Komitmen

Betapa ruginya aku selama ini. Tidak bisa meluangkan waktu untuk benar-benar menulis.  Menulis itu bukan pekerjaan mudah bos. Sulit, sulitnya minta ampun. Cuma satu, hanya butuh komitmen saja.

Ingat Quote Menulis

Dengan membaca beberapa kata bijak, semoga bisa membangkitkan semangat untuk menulis kembali.

  • Ikatlah ilmu dengan menuliskannya. – Imam Ali
  • Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis. – Imam Al-Ghazali
  • Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian. – Pramoedya Ananta Toer
News Feed

Kuliah, Emang Enak!

“Dunia Impianku” Faber Castell Kini Hadir di UMK

Related posts
Your comment?
Leave a Reply