Safety Riding: Sebelum Berkendara Disaat Musim Hujan

3219 Viewed

cek-motorMusim hujan telah datang, menurut BMKG di Indonesia perkiraan musim hujan di berbagai wilayah Indonesia berbeda-beda permulaannya. Tetapi rata-rata di mulai bulan Desember, meskipun ada beberapa daerah yang lebih awal mendahuluinya.

Banyak diantara kita yang kurang memperhatikan perubahan cuaca, baik itu perhatian pada diri sendiri maupun pada lingkungan. Kesehatan diri sendiri yang terpenting, karena pada pergantian cuaca kondisi badan akan menurun.  Persiapkan kondisi fisik yang prima, jangan lupa istirahat yang cukup, olahraga yang teratur dan apabila perlu minum multivitamin.

Nah… setelah kondisi diri sendiri yang menjadi perhatian, lalu yang jadi fokus pada postingan kali ini adalah perhatian kepada kendaraan kita, khususnya sepeda motor. Motto saya pribadi “Kalau kita sayang motor, maka motor akan sayang pada kita

Kebanyakan pengendara yang diperhatikan saat musim hujan adalah Jas Hujan. betul nggak..? Tipe jas hujan-pun bermacam-macam, sesuaikan dengan keperluan ya… ada yang berbentuk baju dan celana, ponco, maupun paduan kedua-duanya (ponco+celana); saya sendiri punya yang ponco+celana. Jangan lupa pilihlah warna yang terang, karena akan membantu pengendara lain agar dapat melihat posisi kita.

Nah untuk kendaraan bermotor bagian yang perlu diperhatikan, antara lain:

1. Bagian Roda

Untuk kembang ban kalau sudah habis segera lakukan penggantian. Tekanan angin jangan terlalu kurang dan terlalu kencang. Tekanan angin yang berlebihan akan mengurangi traksi (penarikan-red) dan membuat licin. Tapi sebaliknya, tekanan angin kurang juga berefek pada tarikan mesin yang lebih berat dan mengakibatkan bensin menjadi lebih boros.

Untuk jari-jari roda, gunakan lap bersih untuk mengkeringkan jari-jari roda yang kebasahan. Bila tidak, jari-jari pada velg motor akan keropos. Keropos pada velg memang tidak tampak di luar, tapi terjadi di dalam velg.

2. Rem (Depan dan Belakang)

Cek rem serta periksa kanvas rem, jika sudah mulai tipis segera ganti. Untuk rem tromol periksa kembali kabel remnya, apabila gerakannya terasa keras bersihkan dengan bensin kemudian lumasi dengan oli supaya gerakanya lancar. Seringkali rem akan bunyi jika basah terkena air, amplas kanvas rem dan tromol agar rem lebih pakem dan menghindari bunyi. Kalau kurang yakin bagai cara pengamplasan yang baik dan benar segera hubungi bengkel-bengkel terdekat. hehe..

3. Cap Busi / Kepala Busi

Cek kelonggaran kepala busi jangan sampai dapat kemasukan air, yang dapat mengakibatkan kendaraan bermotor mogok. Apabila sudah longgar, segera ganti dengan yang baru.

4. Periksa Karburator

Periksa dan bersihkan karburator beserta saringan/filter udara. Udara yang masuk ke dalam karburator beserta bahan bakar akan mengakibatkan tanki, kran, dan pipa bahan bakar bisa menjadi berkarat dan performa motor berkurang disebabkan masuknya air melalui udara yang tersedot ke dalam karburator.

5. Rantai

Rantai merupakan bagian yang paling rawan bermasalah setelah dikendarai di tengah guyuran hujan, apalagi motor yang tidak menggunakan tutup rantai. Sifat air hujan yang bersifat asam dapat memicu terjadinya karat di rantai.

Kencangkan rantai sesuai dengan standar karena dapat memicu gigi gir cepat tumpul atau patah, dan lumasi rantai dengan grease, karena tidak menyiprat, awet meski terguyur hujan.

6. Knalpot

Bagian dalam knalpot dan leher knalpot akan cepat keropos apabila banyak kotoran menempel di bagian tersebut, lebih-lebih apabila kotoran bercampur dengan air hujan yang bersifat asam.  Setelah motor dicuci, panasi mesin. Lalu semprotkan oli ke dalam bagian knalpot dan olesi bagian leher knalpot dengan grease, panasi sekali lagi mesin motor sekitar 5 menit.

7. Lampu

Lakukan pengecekan lampu-lampu, baik itu lampu utama, kota/kabut, signal maupun sein. Lampu signal seperti lampu rem menjadi sangat penting karena dapat berfungsi memberi tanda kepada pengendara lain bahwa kita akan memperlambat / menghentikan laju kendaraan, lampu sein untuk memberi tanda bahwa kita akan berbelok. Dan yang pasti selalu hidupkan lampu utama, karena akan membuat kehadiran kita mudah di lihat oleh pengendara lain.

Ada peraturannya lho… tentang menghidupkan lampu utama pada siang hari… Mengutip UU Lalu Lintas No. 22 Tahun 2009 disebutkan dalam pasal 293 ayat (2) jo Pasal 107 ayat (2) bahwa Pengendara sepeda motor yang tidak menyalakan lampu utama pada siang hari didenda dengan denda maksimal Rp 100.000,-

YANG PENTING: Segera cuci kendaraan anda, apabila melewati daerah banjir walaupun hanya sekedar mengguyur dengan air sumur, mengingat sifat air banjir yang tidak baik untuk komponen kendaraan.

Kalau bisa, kenali dan hafali tempat bengkel kendaraan bermotor di jalur yang sering anda lalui, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Selalu hati-hati berkendara, dan Ingat..!!! Keluarga Anda Menanti Dirumah

Pedoman safety riding dari Astra Honda Motor dapat didownload disini.

Beberapa gambar berkenaan safety riding yang diambil dari berbagai sumber.

aman-motor safety-riding fullnfool-gear safetyRiding

News Feed
prev-next.jpg

Tradisi Ampyang Maulid Masih Terjaga Kelestariannya

people-hak-akses-user-level-role-wordpress

Hak Akses UserLevel (Role) Dalam WordPress

Related posts
Trackbacks/Pingbacks
  1. Ide Memulai Bisnis: Dari Yang Paling Disukai dan Tidak Disukai - 3 June 2014

    […] mencuci. Bisnis laundry bisa dijadikan ide untuk memulai bisnis. Masih kurang contohnya…? Motor atau mobil anda kotor? Sudah bisa ditebak bukan, kira-kira bisnisnya […]

Leave a Reply