Cantik Itu Berpengaruh

821 Viewed

Cantik. Wanita mana yang tidak ingin dipanggil dan disebut cantik. Namun, tak jarang wanita yang kurang percaya diri dengan kecantikannya sendiri. Ia pun memoles wajah dan tubuhnya sehingga terkesan berlebihan.

Menjadi cantik tidak harus dandan menor. Cantik itu tampil apa adanya dan sewajarnya. Dan yang lebih penting cantik itu datangnya dari dalam, tidak hanya dilihat dari luar saja.

Lelaki mana yang matanya tidak melotot, melihat atau bahkan setidaknya melirik wanita cantik. Dasar lelaki… memang mata keranjang.

Lumrah, normal, dan manusiawi memang apabila para lelaki cenderung membandingkan kecantikan wanita yang satu dengan yang lain.

Tak jarang dalam lingkungan kerja, pelayanan kepada wanita pun menjadi salah satu penilaian yang tidak tertulis bagi pegawai laki-laki.

Dengan sigap, pegawai laki-laki akan cepat melayani pelanggan wanita yang cantik dibanding kesigapannya dalam melayani yang kurang cantik secara fisik.

Meskipun tidak semua pegawai laki-laki seperti itu. Dan tidak hanya pegawai saja, melainkan dalam segala lini dalam pekerjaan sama. Mulai dari pucuk pimpinan sampai akar bawahan. Mulai yang ada di kantoran sampai lapangan.

Coba anda amati. Baik itu di perusahaan maupun instansi pemerintah maupun swasta.

Nb: Sekedar saran, apabila anda bersinggungan dengan birokrasi, alangkah baiknya ajaklah teman anda yang cantik secara fisik.

Magelang: Kota Sejuta Bunga, Sejuta Kenangan

Dusmin: Bukti Awal Kegagalan Kepemimpinan (1)

Related posts
Your comment?
Leave a Reply