Awal Tahun, Kutemukan “The Art of Communication”

712 Viewed

Tidak terasa selama pergantian tahun (mulai akhir Desember sampai 3 hari ini diawal tahun) belum menulis di Blog ini. Intinya rehat sejenak menikmati liburan akhir tahun sembari bermalas-malasan.

Awal tahun, kemarin tepatnya tanggal 1 Januari 2015, saya diajak teman saya untuk mencari buku di salah satu toko buku di Semarang. Ajakan tersebut langsung saja saya respon, “Oke Bos… Pukul berapa?”. Maklum saja, biasanya kalau diajak, transportasi, akomodasi sampai konsumsi ada yang nanggung. hehe..

Teman saya berencana mencari buku desain grafis komputer. Kalau tidak salah karangan Hendihen, begitu kira-kira jawabnya saat saya tanya tentang buku yang akan dibeli. Sedangkan saya sendiri masih bingung entah mau cari buku apa. Yang penting, berangkat dulu.

Saat memasuki toko buku, saya pun masih bingung mau cari buku apa. Yang jelas, dilihat-lihat dulu judulnya. Kalau bagus, lanjut baca-baca bukunya sekilas. Dan ternyata, saya menemukan bukunya kang Muchlis Anwar yang berjudul “The Art of Communication“. Jadi ya.. tanpa ba bi bu bencong, langsung saya comot saja itu buku. Karena saya sudah pernah baca referensinya yang diulas oleh kang Agung Soni dalam tulisannya yang berjudul Makna “Komunikator Sejati” Kutemukan dalam Buku Ini. Dan kemarin diulas sendiri oleh penulisnya, kang Muchlis Anwar dengan judul  “Buatlah Keajaiban Lewat Bicara Anda

Buku yang rencana awalnya saya pesan langsung dari kang Muchlis (tentunya sebagai bonus, akan dapat tandatangan kang Muchlis). Namun dasar saya memang Pengacara (pengangguran yang banyak acara), sehingga belum sempat transfer… (belum sempat apa malas mampir ATM? wkwkw).

The Art of Communication | gambar: eMJe |

The Art of Communication | gambar: eMJe |

Kesan pertama saat kali pertama membacanya, “Jika saya kuliah lagi, saya akan berkonsentrasi pada dua bidang: belajar menulis dan berbicara di hadapan pendengar“. Begitu pesan bang Gerald R. Ford, pada buku The Art of Communication yang dapat ditemukan pada halaman 22.

Kelanjutannya.. nanti dulu ya, apalagi resensinya.. Ini masih dalam proses baca. Maklum saja, saya kalau baca masih mengeja. A for Apple, B for Ball. haha

News Feed

Mengenal Kompasianer Lebih Dekat

Kangen OVJ (Opera Van Java)

Related posts
Your comment?
Leave a Reply