11 + 1 Rahasia “Ilmu Mengambil Keputusan”

2313 Viewed

ambil-keputusanBerikut saya bagikan Ilmu Mengambil Keputusan dari “Kicauan” Tung Desem Waringin. Tidak hanya 11 Rahasia, akan tetapi juga saya uraikan 11 + 1  Rahasia Ilmu Mengambil Keputusan yang akan membuat kita lebih yakin bahwa keputusan yang kita ambil adalah keputusan yang terbaik.

1. Ilmu Mengambil Keputusan adalah Ilmu Menimbang Resiko.
Setiap keputusan tidak akan lepas dari yang namanya resiko. Segala sesuatu yang akan kita terima adalah resiko.Namun kebanyakan, resiko diidentikkan dengan suatu hal yang buruk. Padahal tidak semua resiko adalah buruk. Hal-hal yang bersifat baik juga termasuk resiko.

2. Ambil Keputusan dengan Hasil yang Terbaik dengan Resiko Terkecil.
Setiap keputusan yang diambil jangan lupa untuk selalu mempertimbangkan kemungkinan resiko-resiko yang ada. Setelah diketahui resiko yang ada, ambillah keputusan untuk mengambil keputusan dengan hasil yang terbaik dengan resiko yang terkecil dan kemungkinan yang terburuk.

3. Hasil Keputusan ada yang Jangka Pendek ada yang Jangka Panjang! Pertimbangkan Keduanya!
Keputusan yang kita ambil, hendaknya juga mempertimbangkan efek ke depannya, apakah akan mempunyai efek jangka panjang atau jangka pendeknya. Apakah keputusan yang kita ambil akan berimbas atau berefek untuk waktu yang lama atau hanya bersifat sementara.

4. Keputusan yang salah seringkali karena datanya salah! Ambil cukup waktu untuk mencari data yang cukup dan benar!
Data berperan penting dalam menentukan keputusan yang akan kita ambil. Semakin komplit data yang tersedia, maka dalam menganalisa untuk menghasilkan suatu keputusan yang akurat. Data bisa bersifat time series (time line) maupun data stagnan. Data dapat berupa tulisan, perkataan, perbuatan maupun pengamatan.

5. Keputusan salah karena pilihannya terlalu sedikit! Jangan terjebak dilema A atau B. Pasti selalu ada C, D, E dll. Bisa juga  A dengan syarat, atau B dengan syarat!
Selalu mencari alternatif-alternatif pilihan keputusan-keputusan yang akan diambil. Jangan hanya terpaku pada pilihan yang telah ada atau pilihan yang ditawarkan, kembali lagi ke point nomor 4 (coba cari data-data yang mendukung untuk mencari alternatif keputusan yang lain).

6. Keputusan salah karena data terlalu sedikit untuk keputusan besar! Contoh:  “Dia orangnya baik, (karena membukakan pintu mobil) cocok jadi suami!”
Ingat, kembali lagi ke data!!! Jangan gunakan data yang sedikit atau kecil untuk memutuskan suatu keputusan yang mempunyai imbas atau efek yang besar. Jangan hanya karena sesuatu hal yang kecil, kita harus mengambil keputusan yang besar. Upayakan mempertimbangkan sesuatu hal yang besar lainnya.

7. Keputusan salah karena terjebak pola lama. Dia baik maka dia akan selalu baik (?). Dia Jahat maka dia akan selalu jahat (?)
Segala sesuatu akan dan pasti berubah. Selalu pantau atau ikuti perubahan. Do not live in the past, because in the past there is no future. Sikap maupun tingkah laku seseorang bisa berubah, hal tersebut biasanya juga dipengaruhi oleh keadaan lingkungan (baik intern maupun ekstern).

8. Keputusan salah karena salah prioritas. Pilih Suami ganteng nyesel karena kagak kaya. Pilih kaya, nyesel karena kagak ganteng. Pilih dua2nya!
Itulah kira-kira perumpamaan yang tepat untuk keputusan yang salah karena prioritas. Kalau bisa mengambil dua-duanya, kenapa harus pilih salah satu. Dan yang pasti, selalu buat skala prioritas.

9. Keputusan salah karena terjebak emosi sesaat!
Ingat “Kalo Lagi Jatuh Cinta, Tahi Ayam Serasa Coklat!”. Jangan mengambil keputusan saat emosi tidak terkendali, tidak dalam pengaruh sesuatu hal. Dalam mengambil keputusan, hendaknya selalu mengedepankan rasionalitas. Ada pepatah yang bilang, “Jika menghadapi manusia gunakan hati, apabila menghadapi masalah gunakan akal.” Kalau memang emosi tidak bisa ditahan cobalah melakukan trik ini, ambil nafas dalam lalu tahan sebentar dan hembuskan perlahan-lahan.

10. Keputusan salah karena terlalu yakin benar sehingga tidak menimbang lagi masukan-masukan lain yang obyektif.
Fanatisme kurang benar, apalagi jika diikuti dengan keyakinan. Hal tersebut akan berpengaruh terhadap sikap, sifat sehari-hari kita. Fanatisme yang buta akan menutup semua masukan, saran dari sekitar.

11. Keputusan salah karena minder, Contoh; “Tidak mungkin orang seganteng itu mau dengan saya yang jelek gini”.
Dalam mengambil keputusan, kita harus yakin dan mantap bahwa apa yang kita putuskan memang yang terbaik dari sekian  alternatif yang ada. Tentunya setelah kita mempertimbangkan ke-10 hal diatas. Mudahnya, ambil keputusan dan jangan pernah menyesalinya.

Sesuai janji saya diatas, akan saya tambahkan + 1 Rahasia Ilmu Mengambil Keputusan:

Selalu Ikutkan Tuhan setiap gerak langkah kita, baik itu saat kita mengalami permasalahan, saat menganalisis data-data dan saat kita mengambil keputusan.

Pastikan, bahwa kita selalu bersama Tuhan. Kalau Tuhan, sudah pasti selalu bersama kita.

 

people-hak-akses-user-level-role-wordpress

Hak Akses UserLevel (Role) Dalam WordPress

prev-next.jpg

3 TIPS UNTUK MEMBOOST KEBERANIAN

Related posts
Trackbacks/Pingbacks
  1. MasluhJamil.Com » Blog Archive 10 Ciri Pemimpin Yang Baik - 16 February 2014

    […] 8:26 am » 11 + 1 Rahasia “Ilmu Mengambil Keputusan” […]

  2. MasluhJamil.Com » Blog Archive 4 Tipe Bisnis Wajib Anda Ketahui - 28 February 2014

    […] best“. Semuanya ada plus minusnya. Jika bisnis Anda belum mulai, maka Anda pun harus bisa memutuskan tipe bisnis mana yang akan Anda […]

Leave a Reply